Ingin dan Tidak Ingin Seperti Mereka



Pagi milik pasangan duet 13 tahun Anang & Krisdayanti.
Kenapa demikian?? karena pagi ini playlist saya penuh dengan lagu-lagu mereka dari jaman dulu sampe terakhir sebelum bercerai. Tidak ada lagu solo Krisdayanti atau Anang yg terbaru (yang katanya menyayat hati dan sempat dinyanyikan sahabat saya saat kami karokean di Ciwalk dulu). Semua lagu duet,,dari album duet pertama sampai terakhir.

Ada miris,,lagunya enak terus kenapa mereka cerai??
Tentu saja pertanyaan itu tidak ada korelasinya sama sekali.

Lalu saya iseng membuka situs yg menampilkan semua video klip mesra mereka. Hhhhhhh.... (menghela nafas panjang ceritanya...) keren,,mesranya ga dibuat2 kyk video klip sekarang yg kebanyakan.
Sebuah metamorfosa perjalanan cinta... Indah walaupun akhirnya sedikit tragis,,
Tidak mau menghakimi hanya menyayangkan...

Semua karya sang musisi dan diva pop beken itu masih indah dilihat..apalagi didengar...
Karya yg sekarang bersama "rekan duet" barunya jg keren tapi yah begitulah.

Waktu masih kuliah dan tinggal di pondok Shafira (yg sudah saya ceritakan tidak jelas pd note sebelumnya) saya senang memutar cd album mereka,,kata org yg sangat saya cintai (ahaha..ada dia lagi ^^): Apaan sih nyetel lagu gtu??
Tidak bisa saya memberinya alasan yg logis karena saya tau saya tidak logis orgnya,,heu... Saya hanya bilang: "Enakeun tau,,uni pengen kyk mereka,,ada karya yg bisa dikenang. Dr mereka pacaran smpe sekarang (waktu itu mereka blm berpisah) KD-Anang punya lagu,punya video klip, Keren!"
Dan orang yg sangat saya cintai hanya diam,,entah berpikir apa...

Orang yang saya cintai bahkan kurang merespon kalau saya bercerita tentang berita selebriti yg sedang hot2 nya di infotainment. Tapi...Tuhan berkehendak lain// Orang yg sangat saya cintai tiba-tiba menanyakan isu perceraian diva pop dan musisi tersebut pada suatu waktu.. Kaget! Begini ceritanya:

Saat itu Orang yg sangat saya cintai saat itu sedang jauh dari saya (kata orang,bahasa kerennya Long Distance Relationship...*bukannya sekarang jg begitu??//heyheyhey,,,biarlah sama juga dengan sahabat saya,apalagi dia sangat long distance sekali pacaran dengan orang yg sangat dia cintai,,hahaha! Haduh,,mulai menjauh dr cerita yg ingin saya ceritakan,,//maaf). Orang yg sangat saya cintai sedang keliling Pulau Jawa (sampai pusing sepertinya Pulau Jawa dia kelilingi bersama rekan2nya,,). Biasa,,urusan nusantara yg mulia ^_^ Dia suka menghubungi saya dari Jawa yg jauh itu, tetapi seperti biasa hanya menanyakan kabar yg selalu kurang baik karena rindu terus menerus pada dia (hhhh..lebay..). Tapi seringkali dia tidak bisa menghubungi saya karena tidak ada sinyal di Jawa yg jauh itu, dia "menginap" di dalam candi yg jauh dr kota (mungkin juga jauh dr mall atau toko pulsa atau tower jaringan provider). Tiba2 saja dia menelepon saya, saya kira dia akan sudi mendengar omelan2 khas saya yg kesal karena dia sulit dihubungi...ternyata tidak,dia tidak sudi mendengarnya dan langsung melemparkan pertanyaan tentang isu perceraian musisi dan Diva pop itu.. Kaget sekali (sakit juga karena pertanyaannya dilempar..membentur muka saya//)!! Pasalnya,saya tidak tau dia membaca/mendengar/sekilas mendengar ibu2 di tukang sayur bergosip tentang isu tersebut???? Hhaha,,lumayan senang karena dia mulai melirik dunia saya "dunia artis yg glamor",,hahaha....
Kira2,,begini pertanyaannya: "Babe..(panggilan ini direkayasa!! ^^) itu bener KD-anang cere?? (cerai maksudnya). Koq bisa?? Kenapa emang??"
Saya tersenyum dan mulai bersiap dgn sejumlah "fakta" yg saya dapat dr infotainment selama beberapa hari terakhir... : "Iya Bi (panggilan tidak direkayasa!), cerai...beneran. Katanya KD-nya ada affair,,tp gtw tuh. Ah,,namanya jg hidup,,bisa aja terjadi"
Dia bertanya lagi: "Koq bisa ya?? Kan udah lama mereka..."
Saya menjawab lg dgn antusias: "Iya, padahal romantis ya,,13 th bareng akhirnya hrs cerai,,"
Begitulah kira2 percakapan jarak jauh antara kami tentang berita berpisahnya pasangan artis beken itu.

Saya betul2 kaget,,telpon dadakan dari orang yg saya cintai sangat mendadak dan yg ditanyakan pun terbilang langka...! Masa nelpon jauh2 (mungkin keliling2 dia cari sinyal biar bisa nelpon) cuma buat nanyain berita itu,,huff.. kasian dia... Heuheuheu ^^ Orang yg saya sayangi sangat cuek untuk urusan gosip selebriti tapi berita tentang pasangan beken itu membuat dia "murtad" dari kecuekannya.

Setelah dia menelepon, saya juga berpikir (tumben2nya mau berpikir ^^)... Mungkin ini badai,,mereka blm resmi berpisah dan pasti msh ada jalan untuk rujuk. Bukankah di pengadilan agama, sidang pertama untuk pasangan yg ingin berpisah itu ada mediasi dulu (pengetahuan yg didapat akibat rajin menonton infotainment)...dan harapan saya tidak terpenuhi. "Badai" (bukan Badai keyboardis Kerispatih//) itu tetap menghancurkan bangunan cinta mereka. Tidak tau apa yg salah, dan tidak mau tau. Hasilnya mereka tetap berpisah.
Entah kebetulan atau tidak,,tidak lama setelah itu percakapan jarak jauh tersebut,, "Badai" itu menghantam saya juga. Untungnya reda walau sempat menghancurkan sebagian besar "bangunan" kami. Kami selamat walau sedikit babak belur untuk keluar meredakan "Badai",,hore hore horeee!! ^^ Cukup cerita tentang "Badai" kami, tidak perlu menghitung panjang, lebar dan luasnya..// ^^

Kembali kepada sang musisi...
Ada rencana sang musisi untuk merecycle ulang semua lagu2 duetnya bersama "mantan istri" untuk dinyanyikan kembali dgn pasangan duet barunya.. Yah,itu hak sang musisi,apa hak saya melarang??//
Hanya ada sedikit unek2 tidak penting, dinyanyikan sama pasangan duet lain pasti jadi kurang gimanaaaaa gtu. Pasti bagus sih tp "image" sang diva tentu jadi bayang2 sang musisi dan pasangan duetnya yg baru. Kasian pasangan duet barunya... Memori tentang cerita masa lalu sang musisi dan diva pop akan semakin terpatri di masyarakat,, (^^ Lebay)

Saya ingin seperti sang diva dan musisi itu, punya karya, punya sesuatu yg bisa dilihat dan dikenang saat tua nanti. Tapi bukan buat pamer,,buat koleksi pribadi saja. Disimpan untuk cucu kami nanti (lama amat punya cucu...//). Tidak mau pamer karena saya dan org yg saya cintai bukan artis seperti mereka. Kami pun punya cerita,,trully story hanya kami yg tau...
Tapi, saya tidak ingin seperti mereka,, berpisah setelah 13 tahun bersama. Tidak ingin,,sangat tidak ingin... Saya tidak ingin berpisah dengan orang yg saya cintai,,saya dan orang yang sangat saya cintai memang blm selama itu tapi tetap saja sangat tidak ingin berakhir seperti mereka.Biar kekaguman saya pada diva pop dan musisi itu hanya pada karyanya tapi tidak untuk cerita cinta mereka... Dan biarkan saya trus merayu Tuhan agar saya dan orang yg sangat saya cintai tidak seperti mereka... ^^
Semoga...

Suatu hari chatting bersama "Sang Senior"


Hari Rabu...

Dua hari dalam satu minggu, saya punya kesempatan pulang tidak lebih dari jam 12,, lega...sudah sampai rumah...

Rumah sepi dan saya teringat harus membuat bahan ajar untuk esok hari. Tapi lagi lagi dan lagi,,"godaan" makhluk Facebook dan twitter menggoda saya. Dan lagi lagi serta lagi, saya luluh. Membuat bahan ajar menjadi prioritas ke-5 setelah Facebook, twitter, blog dan wacananusantara.org ^^. Biarlah, mungkin saya memang harus b'gadang walaupun orang yg saya cintai (abii,,disebut lagi,,heuheu... ^^) sering cerewet pada saya agar tidak sering b'gadang seperti dirinya. Saya juga sedikit was was apabila harus b'gadang, takut ada kantung besar hitam di bawah mata saya,,,, dan itu menakutkaaannn....!!!

Seperti yang sudah saya bilang,
saya menyerah pada godaan Facebook,, saya akhirnya membuka Fb dan menemukan "friend request" dari seorang senior yg sangat saya hormati (leres kang,,,teu bohong,,hehehe...) Lalu saya bingung,,kenapa saya belum berteman dgn beliau di Fb? perasaan sudah pernah saya add..ah entahlah, mungkin hanya perasaan saya saja.

Akhirnya,
Uniie and Kadom Hardianto are now friend

Dan berlanjut chatting,,sebagai junior...saya malu karena disapa duluan oleh sang senior,,, ^^
Chat yg semula biasa (dan mungkin memang biasa menurut beliau) menjadi terasa bermakna tatkala sang senior menyinggung saya dan orang yg saya cintai (uueeekkk,,,bahasanya lebay...), yang berkenan,,,mari simak chat saya bersama Sang Senior:

Kadom
hey

15:26
Me
damang kang?

15:26
Kadom
hamdalah neng, kumaha sawalerna?
damel dimana ayeuna?

15:27
Me
sae..ngawulang di smp di cjr kang

15:27
Kadom
pns?

15:28
Me
msih honor,,nembe ngawulang na oge

15:28
Kadom
ips?
kabagian sabara jam?

15:28
Me
24 d satu sekolah dan 12 d sekolah lain,,hehehe

15:29
Kadom
mantap2
berarti ips masih kosong di cianjur mah

15:29
Me
kosong mah henteu kang,mung ay sakola baru

15:30
Kadom
didieu mah penuh uy
eh iraha nikah?

15:30
Me
jiaaahhh
teu acan aya plan kang..

15:40
Kadom
ari sandi na damel dimana?

15:41
Me
di wacana nusantara kang...teu acan wisuda kang...

15:42
Kadom
eh kirain atos

15:43
Me
teu acan,,msh skripsi kang,,da geuning sibuk menyibuk wae,,

15:44
Kadom
wajar lelaki

15:44
Me
yah..dan wajar perempuan lulus duluan ya kang... hahahaha

15:45
Kadom
butul2
tp harus sabar menunggui

15:46
Me
saya sabar tp sabar menunggu dr luar kampus,,heuheu

15:47
Kadom
ga pa2

15:48
Me
baiklah...

15:50
Kadom
pami yuni jd k sandi, berarti pasangan pertama nu ndin kenal paling mantap

15:50
Me
naha??

15:52
Kadom
setia dari awal

15:53
Me
apaan akang,,kmren waktu uni wisuda,,uni putus heula,,,hahahaha

15:55
Kadom
tp kan nyambung dui.
tu tandanya ga bisa berpaling
hahahahahaa

15:58
Me
hahahahah,,,semoga terus begitu... ^.^ sempat berpaling tp cm sbentar kemudian menyesal,,kasian ah kang,,jd banyak pelarian kita,,gkgkgkgkgkgk
kidding kang... (part ini benar2 bercanda,,hanya bercanda,,, ^^)

15:59
Kadom
harus jd, biar jd pasangan sejarah, menyusul senior2 yg lain

16:00
Me
aaaaammmiiiiinnnn...
(doa org tua biasanya manjur) gkgkgkgkgk

16:01
Kadom
wkwkwkw....


Begitulah kira-kira chat kami (hasil editing,,demi keamanan dan ketentraman dunia,,hahahaha)
Lalu dimana bermaknanya??
Menurut saya,,semua bermakna... Bukan karena saya lulus duluan daripada orang yg saya cintai,,tp karena kami dianggap setia sejak awal oleh sang senior,,,dan saya malu...
Seandainya beliau tau,,,
Tp mungkin lebih baik beliau tidak perlu tau dan pasti tidak mau tau...bagaimana sulitnya menjadi saya dan orang yg saya cintai.

Bersama, berpisah (beberapa kali ^^), benar-benar berpisah, berpaling, berharap (lagi), memilih, jatuh cinta (lagi), dihujat, menikmati cinta (lagi) sampai hari ini. Kadang ingin berbalik, meraih tangan-tangan tersakiti dan meminta maaf, menjelaskan bahwa semua ada alasannya. Tapi saya sadar, itu akan lebih menyakitkan. Biarlah menjadi sejarah... Kelak, ketika kami mengalami "badai" yang sama, mungkin kami akan membuka kembali "lembar sejarah" ini. Untuk mengingatkan,,tak mudah sampai di titik ini (iya kan abi?? huhuhu...).

Sampai di titik ini,
Saya sadar tidak sendiri...sahabat-sahabat saya adalah yg terhebat saat itu. Menghadapi kepala keras saya, lalu membiarkan saya memilih...kembali memilih...

Hahahaha,,,saya jadi rindu kalian...
Saya berkaca-kaca,,hahahaha...l
ebayy!!

Terima kasih Sang Senior,,mendoakan kami...
Terima kasih sahabat...ahh apapun lah namanya kalian,,,nuhun sudah membuat saya nyaman dengan ledekan yang membangun,,hahahahaha...

Miss u all Guys... ^.^ T_T

Mari Berbagi

Sejarah Istana Negara

Istana Negara yang kita kenal sekarang sebetulnya adalah bangunan yang dibuat oleh orang Belanda, dalam perkembangannya Istana negara mengalami beberapa kali perbaikan tetapi bagi anda yang belum mengetahui sejarah dari Istana Negara tersebut bisa di baca artikelnya di bawah ini:
Istana Negara dibangun tahun 1796 untuk kediaman pribadi seorang warga negara Belanda J.A van Braam. Pada tahun 1816 bangunan ini diambil alih oleh pemerintah Hindia Belanda dan digunakan sebagai pusat kegiatan pemerintahan serta kediaman para Gubernur Jendral Belanda. Karenanya pada masa itu istana ini disebut juga sebagai Hotel Gubernur Jendral.

Pada mulanya bangunan yang berarsitektur gaya Yunani kuno itu bertingkat dua, namun pada tahun 1848 bagian atasnya dibongkar, dan bagian depan lantai bawah dibuat lebih besar untuk memberi kesan lebih resmi. Bentuk bangunan hasil perubahan 1848 inilah yang bertahan sampai sekarang, tanpa perubahan yang berarti. Luas bangunan ini lebih kurang 3.375 meter persegi.

Sesuai dengan fungsi istana ini, pajangan serta hiasannya cenderung memberi suasana sangat resmi. Bahkan kharismatik. Ada dua buah cermin besar peninggalan pemerintah Belanda, disamping hiasan dinding karya pelukis – pelukis besar, seperti Basoeki Abdoellah.

Banyak peristiwa penting yang terjadi di Istana Negara. Diantaranya ialah ketika Jendral de Kock menguraikan rencananya kepada Gubernur Jendral Baron van der Capellen untuk menindas pemberontakan Pangeran Diponegoro dan merumuskan strateginya dalam menghadapi Tuanku Imam Bonjol. Juga saat Gubernur Jendral Johannes van de Bosch menetapkan sistem tanam paksa atau cultuur stelsel. Setelah kemerdekaan, tanggal 25 Maret 1947, di gedung ini terjadi penandatanganan naskah persetujuan Linggarjati. Pihak Indonesia diwakili oleh Sutan Sjahrir dan pihak Belanda oleh Dr. Van Mook.
Istana Negara berfungsi sebagai pusat kegiatan pemerintahan negara, diantaranya menjadi tempat penyelenggaraan acara – acara yang bersifat kenegaraan, seperti pelantikan pejabat – pejabat tinggi negara, pembukaan musyawarah, dan rapat kerja nasional, pembukaan kongres bersifat nasional dan internasioal, dan tempat jamuan kenegaraan.

Sejak masa pemerintahan Belanda dan Jepang sampai masa pemerintahan Republik Indonesia, sudah lebih kurang 20 kepala pemerintahan dan kepala negara yang menggunakan Istana Negara sebagai kediaman resmi dan pusat kegiatan pemerintahan Negara, danPresiden Sukarno juga pastinya pernah mendiami Istana Negara ini.

Jadi benarkan bahwa Istana negara itu sebenarnya adalah kediaman pribadi orang belanda dan sekarang menjadi kediaman kepala negara.

sumber: http://feedproxy.google.com/~r/Strov/~3/VTdBkHGiiW0/istana-negara-sejarah-istana-negara.html

(Tidak) Kecewa...(Bukan) Curhat


(Tidak) Kecewa...(Bukan) Curhat


Bismillahirrahmanirrahiim.
..

Kenapa tiba2 ada kalimat itu di atas?? Biar catatan ini menjadi berkah bagi yg membaca. Biar saya tidak kalap menulis kalimat2 yg tidak tentu juntrungannya ^^

Hari ini sebenarnya sangat indah. Saya diawali dgn menyiram tanaman (seperti biasanya), memasak lalu OnLine bersama teman2 (gda lg kerjaan,,heu...). Tidak ada yg mengganggu hati saya, walaupun saya selalu merasa rindu pd orang yg sangat saya cintai (kamu lagi disebut bi,,^^) tp itu wajar dan tidak mengganggu pikiran saya. Hanya doa yg bisa saya panjatkan semoga org yang saya cintai selalu dalam lindungan-Nya. Amin.

Sampai sore tiba. ibu saya yg biasa saya panggil "mamah" pulang dr kegiatannya di kantor (beliau bukan wanita karir,tp kesibukannya di organisasi dharmawanita sangat melebihi wanita karir,hingga kami terlunta2 di rumah,,hehehe...). Seperti biasa, saya dan adik saya de'Tria menagih oleh2,alhamdulillah...beli
au membawa makanan yg lumayan banyak,,hehehe... Terima kasih Bunda,, ^^

Tapi selain makanan...ada berita yg membuat otak dan hati saya tidak enak (emang otak pernah ga enak kyk hati ya..///) Anak teman ibu saya (ibu saya punya teman ,,nah yg saya ceritakan, anaknya teman ibu saya...) kataya diterima mengajar di salah satu sekolah swasta lumayan terkemuka di kota saya tinggal sekarang. Katanya dia mengajar sosiologi... Huuuuffff... Langsung hilang selera bernafas saya.
Kenapa??

Sejak 5 bulan yg lalu saya sudah memasukkan lamaran ke sekolah tersebut. Yang saya tau, pendidikan sejarah UPI angkatan saya berhak mengajar sosiologi dan antropologi bukan?? Benar rekan2?? hhehehe... Nilai saya ga jelek2 amat perasaan, waktu wisuda duduk di depan (mulai sombong,,hahaha). Jawaban saat saya memasukkan lamaran itu: nanti tunggu tahun ajaran baru aja ya... Nanti diliat dulu gurunya kurang atau tidak, ada jam buat neng atau tidak. (*neng: panggilan untuk yunita saat itu, mungkin biar akrab)
Ok ok... jawab saya begitu. Saya tunggu dan tunggu sampai hari ini tgl 20 Mei 2010 tepat pada hari kebangkitan nasional (malah menjadi hari ketiban sial bagi saya,,heu...) tidak ada kabar bagaimana2 nya. Hingga tibalah sang ibu menyampaikan berita tersebut... Yang saya tau, anaknya teman ibu saya kuliahnya tidak nyambung sama sekali dgn sosiologi, hanya saja ayahnya dekat dgn kepala sekolah tersebut.. Haaaddduuuuuhhhhh... Again!! Again!!

Saya tidak sirik, mungkin memang bukan "rizki" saya, tapi ada kekecewaan yg menggunung dan baru saya tumpahkan disini (semoga tidak basah karena saya tumpahi,,). Saya sangat bingung, knp selalu harus "dekat" dgn A atau B yang ....-nya sekolah tersebut???// Mungkin tidak lagi melihat lulusan mana? kompetensinya bagaimana... Asal ada "hubungan batin" ya bisa saja jadi guru. 5 bulan saya sudah cukup berpikir, sulit disini tp juga bukan berarti lebih mudah di kota lain.
Tes PNS langsung ah,,begitu pikir saya, saya tetap memegang idealisme harus mengabdi pada tanah kelahiran tercinta,,(lebay lagi...). Tapi ternyata...yah begitulah, sulit juga klo tidak punya "modal awal". Saya hanya org biasa2, tidak punya modal apa2 kecuali otak yg juga pas2an... Tapi saya berani bersaing klo di kota ini mah,ckckckck...sombongnya,
,hihihi...

Saya tidak ingin memperlihatkan kekecewaan pada kedua orangtua saya, begitupun tidak mau mengeluh. Tapi saya juga manusia, butuh pelampiasan saat saya kecewa dan sedih. Saya sudah memdapat tempat di suatu sekolah menengah pertama di kota saya. Saya sudah sangat bersyukur, hanya saja impian saya untuk mengajar di banyak tempat tidak mungkin terlaksana dlm waktu dekat.

Mungkin pengalaman ini bukan saya saja yang merasakan, saya hanya ingin berbagi sekaligus prihatin dgn sistem ini. Saya khawatir, lambat laun kota ini tidak lagi dikenal sebagai kota santri karena bnyk korupsi, atau kota yang memiliki punden berundak (mirip Borobudur tapi runtuh) di situs Gunung Padang atau mereka bahkan tidak mengenal lagi tradisi kuda kosong, cianjuran, tutunggulan atau bahkan sejarah kota mereka sendiri. Bukan saya sombong, bukan saya merasa apabila saya mengajar sejarah di sekolah tersebut, murid saya akan hebat. Tidak..tidak demikian... Saya juga tidak bisa menjamin itu. Yang saya bicarakan adalah sistem, sebuah sistem yg sulit dimengerti tapi mudah2an bisa segera diubah.

Saya mencintai kota kelahiran saya, saya dilahirkan disini. Tapi saya belum bisa berbuat apa2, setidaknya beberapa tahun lagi...semoga saya sudah ada yg bisa saya lakukan untuk kota kelahiran saya.

Saya selalu sedih apabila mengingat ini: jangankan untuk nusantara, untuk kota kelahiran yg lingkupnya kecil saja, saya belum bisa berbuat apa2...

Maafkan saya Kota Kelahiran,, maafkan apabila saya harus merantau lagi ke suatu tempat, tidak bermaksud meninggalkan atau dendam padamu tapi saya perlu beranjak,memang perlu beranjak.
Saya punya harapan disini, tapi entah harapan macam apa, saya bahkan baru sadar bahwa saya bercita2 untuk tidak tinggal di kota kelahiran saya apabila saya menikah nanti. Saya bilang pada orang yg saya cintai (semoga dia jodoh saya...amiinn ^^), bawa uni pergi dari cianjur,,kmna aja...pokoqnya jgn di cianjur,,hmmm...miris.
Tapi begitulah..saya ingin dan sepertinya harus beranjak...

Alibi's *Banyak Alibi

Sebuah ketakutan untuk belajar menulis dan berbagi dan akhirnya ketakutan terhapus sejak 11 Juni 2010...

....BLOG....

Lama ingin membuat ini tp tak kunjung punya,punya tp k0song blm terisi. Knp??
Draft menumpuk tp tdk dipublish,stlh dibaca ulang..sepertinya trlalu egois utk dibagi. Semua tentang saya,sahabat,dan paling parah curhat tentang 'cinta' yg saat itu terasa tdk indah (tapi sekarang tdk lg begitu ^^).

Jadi bnyk pertanyaan:
1. Kalo dipublish,manfaat buat org apa?
2. Kalo org bc blog saya,dia belajar apa selain pengalaman hidup saya yg berbeda dgn si pembaca?
3. Kalo saya menulis kebencian pd seseorang,lalu org yg saya benci membaca,bagaimana perasaannya? (curhat critanya,haha!)lalu apa manfaatnya utk org yg membaca dan tdk tahu mslh saya?
4. Kalo saya brcerita ttg cinta,apakah saya akan berdosa karena m'buat org lain sirik?
5. Lalu apa yg pantas dtulis agar blog saya pun bs dbaca siswa2 saya kelak?

Pertanyaan bodoh sblm memulai menulis,tdk baik teman,tdk perlu ditiru. Ini saya dan ketakutan saya saja yg akut.

Saya tdk mau blog saya dpnuhi puisi tentang seseorang saja. Sudah pernah saya membaca blog yg dmikian,bosan jadinya.
Ada sebuah blog ttg pengalaman perjalanan,saya suka itu tp saya tdk mau penjadi pengikutnya.
Blog yg membuat saya tertawa setiap kali membukanya adalah blog sahabat2 saya tp saya ingin berbeda dr mereka.

Kata org yg sangat saya sayangi (lagi2 dia,,^^):bkin blog isinya resep masakan yg pernah kmu masak aj! Ide yg bagus sayang,tp saya ingin lbh dr itu.

Memang muluk2 yunita itu..

Saya akan menjadi guru,saya hanya ingin org tau sekolah dimana saya mengajar adalah bkn d tengah kota. Bnyk yg ingin saya ceritakan dr sana.. Hanya saja saya blm memulainya.
Ini alibi,dan alasan mengemukakan alibi ini adalah karena desakan gadis solok.. ^^
Lalu apa bedanya menulis note yg juga "kurang" berguna ini?? narsis isinya..hahaha,,memang aneh! Tapi ini konteksnya BLOG bukan note dalam FB,,(Alibi lagi...///)
Tidak baik diikuti,menulislah,be creative!